Jumat, 06 April 2012

Kisah Korban Krisis Global

Seribu Ciuman Untuk Istri Dikampung……
Saat ini zaman serba susah.
Harga BBM
akan
naik, akibatnya terjadi PHK di
berbagai perusahaan.
Salah satu yang terkena PHK adalah Paijo.
Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirim uang untuk istrinya di kampung halaman...
 

Ia hanya bisa mengirim surat . Isinya demikian:
Istriku Tercinta,
Maafkan kanda sayang, bulan ini Kanda tidak bisa mengirim uang untuk
kebutuhan keluarga di rumah. Kanda hanya bisa mengirimimu 1000 ciuman.


- Kanda Paijo –
Seminggu kemudian Paijo mendapat surat balasan dari istri tercintanya:
Kanda Paijo tersayang,

Terima kasih atas kiriman 1000 ciumanmu.
Untuk bulan ini Dinda akan
menyampaikan laporan pengeluaran keluarga :
          Tukang minyak bersedia menerima 2 ciuman setiap kali membeli 5 liter minyak tanah
          Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman per tanggal 10 setiap bulannya
          Pemilik kontrakan rumah mau dibayar cicil dengan 3 kali ciuman setiap harinya
Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau dibayar pakai ciuman. Ia maunya
dibayar dengan yang lain.. Ya terpaksa Dinda berikan saja
          Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala sekolah dan gurunya si Udin yang sudah 3 bulan nunggak uang sekolah
          Besok Dinda mau ke pegadaian untuk tukerin 200 ciuman dengan uang tunai,
karena yang punya pegadaian sudah bersedia menukarkan 200 ciuman ditambah bayaran lainnya dengan uang Rp650 ribu, lumayan buat ongkos sebulan.......
          Keperluan pribadi Dinda bulan ini mencapai 50 ciuman.
          Kanda tersayang,.... bulan ini Dinda merasa jadi orang yang paling kaya di kampung,
karena sekarang Dinda memberikan piutang ciuman ke banyak pemuda di kampung kita dan siap ditukar kapan pun     Dinda butuhkan.....
Kanda, dari kanda masih tersisa 125 ciuman, apakah kanda punya ide? atau dinda tabung saja ya?
- Dinda tersayang -
Gubrraaaak!!  
Paijo pun pingsan…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar